Laporan
hasil survey data termal pada tempat tinggal sederhana
Dosen pengampu: Hermawan S.E., S.T., MT.,
Dosen pengampu: Hermawan S.E., S.T., MT.,
Disusun
Oleh:
Qoni’a
sani mafaaza (2017130033)
Riya
dhotul khasanah (2017130036)
FAKULTAS
TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS
SAINS AL-QUR’AN JAWA TENGAH
Di
WONOSOBO
A. Variabel
kenyamanan
1.Variabel iklim ruang
a. Suhu ruang
b.radiasi
surya
c.
kelembaban
d.
pergerakan udara atau kecepatan angin
2. variabel personal
a.
metabolisme
b.
aktifitas
c.
pakaian yang digunakan
B. pembahasan
Suhu
udara dapat dibedakan menjadi dua yaitu suhu udara normal dan suhu udara rata
rata (MRT= mean rediant temperature).MRT
dapat mempengaruhi seseorang sebesar
66%. Kenyamanan termal akan tercipta jika perbedaan antara MRT dan suhu udara
normal kurang dari 50. Kenyamanan termal pada manusia adalah pada
suhu tubuh 300. Sedngkan suhu udara lingkungan dikatakan nyaman pada
suhu sekitar 250celcius sampai 260celcius
Kelembaban
udara yang tinggi akan menyebabkan kalor didalam tubuh manusia sulit dilepaskan
sehingga timbul ketidaknyamanan
Kecepatan
aliran angin, angin membantu mempercepat pelepasan kalor pada permukaan kulit
seseorang. Angin akan membantu mengangkat uap uap air yang menghambat pelepasan
kalor.akan tetapi jika angin ini terlalu kencang maka kalor yang diolepaskan
tubuh menjadi berlebih sehingga kan timbul kondisi kedinginan yang mengurangi
kenyamanan termal.
Radiasi
mathari sampai kebumi untuk menghangatkan permukaan bumi.pada siang hari
radiasi matahari melimpah sehingga jika terlalu banyak akan mengakibatkan suhu
udatra didalam ruamngan meningkat,sebaliknya pada malam hari radiasi matahari
sangat minim sehingga menimubuilkan kedinginan pada tubuh seseorang.maka dari
itu disini perlukan perancangan bangunan yang dapat mengatasi kelebihan dan
kekurangan dari efek radiasi matahari ini.
Untuk
dapat mencapai kenyamanan termal maka diperlukan pengondisian udara yang baik.
Pengondisian udara ini bisa secara alami atau buatan.untuk daerah tropis maka
pengiondisian udara yang di butuhkan adalah untuk mengurangi kalor yang dalam
suatu bangunan.sedangkan didaerah dingim pengondisian udara bertujuan untuk
mempertahankan klalor didalam ruangan.untuk daerah tropis seperti indonesia
pengondisian udara secara alami adalah dengan cara memanfaatkan aliran angin
dan menghindari radiasi matahari berlebih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar