Rabu, 15 Januari 2020

arsitektur islam di italia


Karya arsitektur islam di Italia
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Peradaban Islam
.
Dosen Pengampu: Dr Ir Heri Hermanto. MT

Description: F:\images.jpg
Di susun oleh:
Imam Arafi Afifudin (2017310021)
 Qoni’a Sani Mafaza (201713003
3)
Ikhsanudin (2017130035)
Riadhotul Khasanah(2017130036)
Ahmad Alwani (2017130039)

PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH DI WONOSOBO


Kata pengantar
Alhamdulillah, Puja dan Puji hanya layak tercurahkan kepada Allah SWT. , karena atas limpahan karunia-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam.. Sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya.
    Banyak kesulitan dan hambatan yang penulis hadapi dalam membuat makalah ini tapi dengan semangat, kegigihan, arahan, serta bimbingan  dari berbagai pihak akhirnya penulis mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik.
   Penulis berharap makalah ini bisa meningkatkan pengetahuan kita mengenai perkembangan agama Islam di Italia dan menumbuhkan semangat untuk mendakwahkan agama Islam di beberapa daerah yang masih tidak akrab dengan agama Islam. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca yang budiman
Wonosobo, 14 mei 2019

Penulis
Daftar isi
A. Karya Arsitektur Islam di Italia
B. Perkembangan dan kemajuan islam di Italia
C. Peninggalan arsitektur islam di Italia
            1. Kapel Palatine
                        a. sejarah
                        b. tata ruang luar dan dalam
                        c. penggunaan material
                        d. ornament
                        e. detail spesifik
2. Gerej a San Geovanni
            a. sejarah
            b. tata ruang luar dan dalam
            c. penggunaan material
            d. ornament
            e. detail spesifik
3. Basilika Santo Petrus
                        a. sejarah
                        b. tata ruang luar dan dalam
                        c. penggunaan material
                        d. ornament
                        e. detail spesifik
A. Karya Arsitektur Islam di Italia
1. Sejarah islam di italia
 Negara Italia terletak di Eropa bagian selatan. Italia mempunyai sejarah yang sangat panjang. Sebelum dikuasai Islam, Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani, Cartage, Romawi, Vandals, dan Byzantium, kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin.Usaha untuk menjadikan Sisilia sebagai wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah, ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya AbdullahIslam eksis di Sisilia pada tahun 827 M, ketika salah seorang khalifah Dinasti Aglab yakni Ziyadatullah memulai proyek besar mencari kawasan baru untuk dijadikan tujuan ekspansi/perluasan wilayah Islam.
Penaklukan atas Sisilia sebenarnya dilatar belakangi oleh adanya konflik intern penguasa Romawi, Kaisar Romawi memerintahkan gubernur Sicilia, Constantin untuk menangkap Euphenius seorang komandan tentara Bizantium di Sicilia. Perintah penangkapan tersebut disambut oleh pasukan Euphenius, pertempuran tak terelakkan ketika terdesak, Euphenius minta bantuan kepada Ziyadatullah dan menawarkan kekuasaan atas Sicilia, tawaran itu diterima oleh Ziyadatullah.
Pada tahun 827 (212 H), Ziyadatullah memerintahkan orang kepercayaannya Asad bin Al Furat untuk melaksanakan penyerbuan. Diperkuat 10 ribu pasukan infanteri, 700 pasukan berkuda, serta 100 armada kapal, pasukan Muslim di bawah komando Asad Ibnu Al-Furat (70 tahun) berhasil mengandaskan kekuatan Bizantium dalam pertempuran di dekat Mazara.Ekspedisi yang berlangsung dua tahun dan memakan korban. Dua komandan tersebut, mampu menguasai dan kota Massara dan Alineo di Timur. Pada tahun 831 (216 H) Palermo pun dapat dikuasai. Sehingga pasukan Aglabi terus dapat mengokohkan kedudukannya di Sicilia, terutama bagian barat (Val di Massara), tetapi ibukotanya sendiri. Castrogiovanni (dulunya Syiracuse) baru dapat diduduki pada tahun 859 M (245 H). Kegembiraan pasukan Aghlab ini, juga ditandai dengan pengiriman rampasan perang kepada khalifah di Baghdad, al Mutawakkil (w. 861 M/247 H). Pada tahun 902 M/289 H) pulau Sisilia berhasil secara penuh dikuasai.
Selanjutnya Sisilia berada di bawah pemerintahan muslim dengan  Palerno sebagai ibukotanya kekuasaan Islam di Sicilia merupakan tahap awal revolusi perdagangan di abad pertengahan. Pada era itulah masyarakat Sicilia merasakan kemakmuran dalam pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat. Akhir abad ke-10 M, sejarawan bernama Udovitch menjelaskan betapa Sicilia telah menjelma menjadi pusat perdagangan di dunia Mediterania.
Perdaban Islam di wilayah itu dikembangkan oleh sejumlah dinasti Islam, antara lain Dinasti Aghlabid atau Aghlabiyah (827 M909 M). Setelah itu, kekuasaan Islam di wilayah itu jatuh di tangan Dinasti Fatimiyah, sebuah kekhalifahan Islam bermazhab Syiah yang berpusat di Mesir.
Kekuasaan atas Sicilia terlepas pada abad ke-11 M, ketika wilayah itu dikuasai oleh Emirat Sicilia. Pasukan Emir Abu Al- Qasim (964 M982 M) terus digempur Bizantium. Kekuasaan Islam pun meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Pada 1061 M, Sicilia pun lepas dari tangan umat Islam. Kehadiran peradaban Islam di Sicilia merupakan berkah bagi peradaban Barat. Sebab, dari wilayah itulah Barat men- transfer pengetahuannya dari dunia Islam.
B. Perkembangan dan kemajuan islam di Italia
Selama berkuasa di Sisilia Islam mencapai beberapa kemajuan antara lain, kemajuan dalam bidang sains, sebuah universitas telah didirikan di Palermo. Yang menjadi pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam, sehingga Islamisasi sains yang telah ditaklukkan telah memberikan warna terhadap kultur masyarakat Sisilia dan sekitarnya. Sisilia berperan sebagai tempat penting dalam menghubungkan Eropa dengan dunia Islam. Di samping Andalusia (Spanyol) Sisilia juga berfungsi untuk memperkenalkan budaya dan kehidupan spritual Islam kepada Eropa. Walau Sisilia sendiri tidak menghasilkan pemikir dan lembaga spektakuler, akan tetapi keberadaan literatur dan tradisi keilmuan yang di bawa dari dunia Islam lainnya, telah  memungkinkan para ulama dan cendekiawan Sisilia menyalurkan hal-hal baru kepada kolega mereka dari daratan Eropa. Penerjemahan karya-karya penting baik filsafat, kedokteran, sufisme, matematika, optik atau astronomi kedalam bahasa-bahasa Eropa banyak dilakukan lewat Sicilia.Karya-karya Islam termasuk terjemahannya menjalin Eropa melalui pintu gerbang Sicilia.
Karya-karya tersebut sudah barang tentu berguna bagi sejarah perkembangan peradaban umat manusia bahkan terjemahannya dilakukan terhadap karya Yahya Ibnu Rusyd kedalam bahasa Latin dan bahasa Nebraw (Yahudi). Buku-buku Ibnu Rusyd yang berbahasa Arab diangkut ke Universitas Teledo dan Palermo yang pada waktu itu menjadi pusat penerjemahan. Karena itu, tidaklah mengherankan pada waktu pembakaran buku-buku Ibnu Rusyd, yang musnah adalah dalam bahasa aslinya (bahasa Arab) karena dalam waktu yang relatif singkat di beberapa tempat di Eropa, muncul karya-karya Ibnu Rusyd dalam bahasa Latin (Yahudi).
Jika dicermati lebih jauh, penulis berasumsi bahwa tranfer khasanah intelektual Islam ini, merupakan penopang utama lahirnya renaissance di Italia dan Eropa. Pemikiran-pemikiran ulama Islam terdahulu, utamanya Ibnu Rusyd merupakan kontribusi Islam terhadap kebangkitan Eropa. Pulau Sisilia merupakan tempat terjemahan buku-buku Islam telah memberikan sumbangsih yang cukup penting dalam kebangkitan tersebut.
Dalam bidang terjemah muncul nama Rahib Jiral Salfalter yang menerjemah dari bahasa Arab ke bahasa latin, Musa ibn Maimuna (1191 M) seorang reformis Yahudi. Penerjemah lainnya adalah Michead Scot (1230 M), Yacob Abrawi, seorang Yahudi (1232 M) Herwan (1256 M).
Selain kemajuan dalam bidang sains, penguasa Islam di Sisilia telah berhasil menghapus secara total pajak hewan yang digunakan untuk mengangkut barang atau membajak sawah, sebelum Islam berkuasa di Sisilia yakni pada saat Sisilia berada di bawah kekuasaan Bizantium pajak terhadap hewan sangat tinggi. Selain itu Islam di Sisilia juga telah berhasil membuat mata uang sendiri dengan mencantumkan nama gubernur Sisilia dan Amir Bani Aghlab. Di bidang pertanian telah dibangun irigasi yang bermanfaat bagi peningkatan hasil pertanian sehingga  hasil pribumi seperti kapas, tebu, buah apel, dan lain-lain mencapai hasil yang  maksimal. Di bidang pertambangan, emas, perak, timah hitam, air raksa yang melimpah-limpah dikelola dengan sangat baik oleh penguasa Fatimiah.
Dengan memperhatikan sederet kemajuan yang dicapai, penulis dapat mengatakan bahwa siapapun tidak dapat menafikan peranan pulau yang kecil ini, dalam mengkontribusikan kehidupan Eropa, letak geografisnya yang sangat strategis dan sumber alam yang diperbaharui, merupakan faktor utama yang sangat membantu gubernur-gubernur Islam yang pernah berkuasa/menduduki daerah tersebut, dalam rangka memajukan Islam baik dari segi intelektualitas maupun dari segi peradaban.




C. peninggalan arsitektur di Italia
1.Kapel Palatine
a. 
sejarah Kapel Palatine
            Dibangun mulai tahun 1129 atas perintah Raja Roger II dari Sisilia , didirikan di paroki oleh Uskup Agung Pietro , diangkat menjadi seorang kolega ,  disahkan pada tanggal 28 April 1140 sebagai sebuah kapel pribadi keluarga kerajaan oleh Uskup AgungRuggero Fesca di hadapan banyak wali gereja.Karya-karya tersebut selesai pada tahun 1143 dengan pelantikan dirayakan pada tanggal 29 Juni dan sebuah homili pujian oleh Uskup Agung Taormina Filagato da Cerami .Sebuah prasasti tiga bahasa (Latin, Yunani-Bizantium dan Arab) di bagian luar kapel memperingati pembangunan horologium pada tahun 1142. 
Diinvestasikan dengan konsesi dan hak istimewa,hak prerogatif dan barang yang dikonfirmasi dan ditambah oleh William I , William II dari Hauteville , Henry VI , Frederick II dari Swabia ,  dan sekali lagi oleh Manfredi dari Sicily , Carlo d'Angiò , Federico III dari Aragon , Martin the Younger , Alfonso V dari Aragon . 
Era Aragon 
Pada zaman Renaissance , Magnanimo dengan hak istimewa diberikan pada 11 Januari 1416 di Gaeta, memerintahkan Pengadilan Patrimonio Sejati untuk mengalokasikan 20 onze setiap tahun untuk pemeliharaan Kapel yang biasa.
 Pada tahun 1458, Raja John II dari Aragon menugaskan pekerjaan restorasi untuk perbaikan atap. Berkat kerja yang dilakukan di pengadilan Aragon di Naples , kolaborasi untuk lengkungan kemenangan Maschio Angioino , komisi lain di interior dan di beberapa tempat ibadah, dari 2016 hingga 2016 kegiatan kerja pertama Domenico Gagini di Palermo didokumentasikan, karya terdiri dari pemulihan, restorasi dan pemeliharaan mosaik , arab dan inlay , dari artefak marmer yang sudah ada sebelumnya, karya-karya yang diminta oleh ciantro dari Kapel San Pietro.
Intervensi sangat jelas dalam adegan yang menggambarkan Kebangkitan Tabita , di antara arsitektur pengaturan ada bagian bangunan dengan rencana segi delapan, dengan oculibesar di sisi sisi drum , atap kubah yang ditandai dengan tulang rusuk yang kuat dan sedikit petunjuk. lentera atas. Detail yang dapat diidentifikasi sebagai Brunelleschi's Dome , dalam hal ini penarikan khusus dengan implan dan bentuknya, kubah katedral Santa Maria del Fiore di Florence . Penghargaan tulus dan berterima kasih kepada maestro Filippo Brunelleschi dan kesaksian konkret dari masa lalu Florentine, segel lebih lanjut pada kronik yang disediakan oleh Giorgio Vasari .
Era Spanyol 
Pada 1549 Tommaso Fazello dalam History of Sicily deche dua sering mengutip deskripsi situasi bencana di mana seluruh kompleks Castrum superius atau Palatium novummenuangkan ke titik yang memungkinkan untuk melihat Kapel Palatine melalui reruntuhan. Situasi membaik ketika raja muda Sisilia, meninggalkan Chiaramonte-Steri atau Hosterium Magnum Palace , memilih gedung-gedung Istana Norman sebagai tempat tinggal mereka, mengoperasikan serangkaian peningkatan yang tak berkesudahan.Rekonstruksi juga memengaruhi kapel, hingga pada tahun 1682 perlu untuk merekonstruksi lengkungan yang rusak bersama dengan permukaan mosaik yang terbatas.
Era Savoyard 
Pada 1714, raja Vittorio Amedeo II dari Savoy yang baru dipasang , melalui Pengadilan Real Patrimonio, meningkatkan dana yang dialokasikan untuk pemeliharaan kuil, peningkatan yang sama dengan jumlah 423 scudi .
Era Bourbon 
Pada tahun 1716 dan 1753 pekerjaan restorasi dilanjutkan dengan pemulihan, rekonstruksi dan pembangunan mosaik baru,  altar tinggi,  dan peletakan patung marmer yang menggambarkan Santo Petrus , oleh Giovanni Battista Ragusa . Secara eksternal, sebuah siklus baru diciptakan, sebuah alegori dari momen historis tertentu, yang ditandai oleh perubahan-perubahan Davide dan Assalonne , ditandai dengan medali di mana profil-profil Ferdinando III dan Maria Carolina direproduksi. 
Untuk alasan logistik dan reseptif, itu adalah tempat yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah acara-acara kecil, hanya katedral metropolitan primitif dari Perawan Maria dari Maria Diangkat ke Surga , untuk sanksi istimewa, adalah tempat perayaan untuk upacara yang paling penting: penobatan dan pernikahan antara bangsawan. Namun kapel adalah tempat pembaptisan Ferdinando II sultan masa depan dari Dua Sisilia, putra Francesco I dari Borbone dan Maria Clementina pada tahun 1800. 
Itu adalah pengaturan pernikahan putri Maria Cristina dari Ferdinand III dengan Carlo Felice dari Savoy , pangeran Jenewa dan calon Raja Sardinia pada 1807  dan tentang pernikahan antara Maria Amalia dan Filippo Luigi Borbone , Adipati Orleans, calon Raja Prancis pada tahun 1809
Era kontemporer 
Sebuah studi mendalam tentang Kapel Palatine dilakukan oleh arsitek Rusia Alexander Pomerantsev Nikanorovich , analisis monumental dan terperinci dari karya-karya yang disimpan di dalamnya membuatnya mendapatkan gelar Akademik arsitektur St. Petersburg pada tahun 1887. Karya tersebut terdiri dari perincian dengan gambar dan foto. 172 adegan mosaik yang menyertai pekerjaan dengan reproduksi grafis dari ukiran dan ukiran dari langit-langit kayu yang rumit. Di antara penulis terkenal yang mengunjungi dan memuji keajaiban Kapel selama tur akbar adalah Guy de Maupassant dengan kutipan dalam karya " La vita errante " dan " La Sicilia ". Selama kunjungannya ke Palermo pada tahun 1885 , ia menyebutnya:
«" Gereja paling indah di dunia, permata agama paling mengejutkan yang diimpikan oleh pikiran manusia. "»

b. tata ruang luar dan dalam
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/47/Palatina_osnova.jpg/220px-Palatina_osnova.jpg
gambar 1.2 denah bangunan poros barat-timur
sumber:
Kuil yang dibangun sebagai kapel pribadi, selain tempat ibadah primitif di tingkat bawah, memiliki panjang 33 meter dan lebar 13 meter.Apses, menurut kanon-kanon Bizantium yang terletak di sebelah timur, terletak di sayap Renaissance Palazzo dei Normanni , badan gerejawi yang memisahkan halaman dalam utama. Dinding lorong kanan dan loggia yang berdekatan menghadap ke Cortile Maqueda .Menara kubah dan lonceng awalnya terlihat dari Piano di Palazzo sebelum dimasukkan ke dalam agregat bangunan Istana Kerajaan, mengikuti konstruksi yang dilakukan oleh raja muda di era Spanyol.
Bangunan dengan rencana basilika dengan tiga naves dipisahkan oleh granit dan kolom marmer cipollino dengan modal komposit yang mendukung struktur lengkungan yang runcing . Konstruksi selesai oleh kubah, didirikan di atas pelayaran tempat kudus - presbiteri , yang terakhir dalam hal ini ditinggikan dan dipagari sehubungan dengan tingkat lantai lorong. Kubah, transept, dan apses seluruhnya dihiasi di bagian atas oleh mosaik Bizantium , di antara yang paling penting di Sisilia, menggambarkan berbagai adegan alkitabiah, penginjil dan Christ Pantocrator yang diberkati, gambar dampak terbesar kapel. 
c. penggunaan material
marmer
d. ornamen
Ø  Mosaik sebagai ornamen di dinding da atap pada bangunan.
Ø  Artefak pada beberapa bagian bangunan.
Ø  Ukiran.
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c4/Side_apse_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG/108px-Side_apse_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG                              Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/13/Apostle_Peter_in_the_apse.jpg/135px-Apostle_Peter_in_the_apse.jpg
Detail apsidal kiri                    Absidiola dari San Pietro
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6e/Palermo_BW_2012-10-09_11-23-32.JPG/120px-Palermo_BW_2012-10-09_11-23-32.JPG                Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/78/Christ_Pantocrator_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG/270px-Christ_Pantocrator_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG
apse                             christ pontactrot
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/20/Virgin_enthroned_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG/118px-Virgin_enthroned_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG                Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d1/Apostle_Paul_in_the_apse.jpg/135px-Apostle_Paul_in_the_apse.jpg
Virgin on Throne         Absidiola dari San Paolo
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/St_Peter_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG/119px-St_Peter_-_Capela_Palatina_-_Palermo_-_Italy_2015.JPG                Description: Chapelle Palatine-plafond peint à muqarnas.jpg
Detail apsid di sebelah kanan
Description: Mukarnas.JPG        Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ee/Chapelle_Palatine-Plafonds_peints.jpg/120px-Chapelle_Palatine-Plafonds_peints.jpg
Langit-langit fatimiyah
Description: Cappella Palatina - sostre-2010-08-11.jpg          Description: Pembuatan dan plafon - Capela Palatina - Palermo - Italia 2015.JPG

Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/49/Royal_palace_palermo.jpg/135px-Royal_palace_palermo.jpg                        Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/75/Palermo_BW_2012-10-09_11-41-42.JPG/120px-Palermo_BW_2012-10-09_11-41-42.JPG
Altar di ruang bawah tanah    Kelereng polikrom
Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b2/Pernici_bizantine_2.jpg/261px-Pernici_bizantine_2.jpg
Muqarnas , detail


e. detail spesifik
Siklus mosaik dibedakan dalam dua zaman, yang pertama murni Norman diikuti oleh yang Bourbon:
1. Fase Norman diartikulasikan dengan komisi pelayaran, kubah, apses yang dibuat oleh Roger II ; siklus Kejadian di tengah pusat dieksekusi dengan William I ; dengan William IIsiklus lorong samping dilaksanakan termasuk kehidupan Santo Petrus dan Santo Paulus, sebelum siklus mosaik dari bangunan katedral Santa Maria Nuova di Monreale .
2. Fase Bourbon terbaru dimotivasi oleh pemulihan, restorasi dan realisasi baru yang dilakukan pada 1716 ( 1719 tanggal kesimpulan pada saat Philip V melaporkan pada plafon segi delapan pada espalier) dan oleh siklus eksternal yang ditugaskan oleh Ferdinand III , yang terakhir kurang namun kanon Bizantium, elemen karakteristik dari fase pertama.
Di dinding, episode dari Perjanjian Lama dan Baru dengan siklus mulai dari Penciptaan diekstrapolasi dari Genesis hingga kehidupan di Taman Eden ; episode tentang kehidupan Nuh dan Air Bah universal ; episode tentang Abraham , Ishak , Yakub sampai kelahirannya , kehidupan, mukjizat dan Gairah Yesus . Rangkaian adegan tentang Petrusdan Paulus para rasul menyimpulkan ulasan. Yang melengkapi panorama adalah penggambaran barisan malaikat dan malaikat , para nabi dan penginjil , dokter gereja dan teori panjang tentang orang-orang kudus yang digambarkan sebagai keseluruhan atau hanya digambarkan dalam medali.
Pintu masuk ke kapel pribadi asli Roger II, selama berabad-abad telah diubah, disusun hari ini dengan dua tangga simetris ditempatkan di kedua sisi transept.
Dinding rumah jam batu, berjalan di atas air, ditakdirkan untuk menandai jam kanonik, bertuliskan prasasti terukir dalam bahasa Yunani, Latin dan Arab. Dekorasi mosaik, banyak di antaranya berasal dari intervensi Bourbon pada abad kedelapan belas , menceritakan kisah Davide dan Assalonne : Para Prajurit Daud menyerang pemberontak Israel , Assalonne kusut dengan rambut di cabang-cabang pohon , Assalonne dibunuh oleh Joab , Davide menangis kematian Assalonne , Kemenangan Daud , Daud dan Salomo . Sebuah adegan di luar siklus menggambarkan pengiriman banteng ke Ciantro of Cappella oleh Ruggero .
Di dinding ruang depan ada mosaik lain yang menggambarkan Jenius Palermo dalam pakaian kerajaan dan penampilan seorang pria dewasa, digambarkan dengan anjing, ular, dan elang alegori masing-masing kesetiaan , penyerang yang harus dihancurkan, kebebasan dipahami sebagai personifikasi kota Palermo dan kerajaan yang terkait dengannya. Wajah-wajah Ferdinando III dan Maria Carolina direproduksi dalam medali. 
Semua mosaik dinding eksternal mencerminkan dalam bentuk alegori, sejarah dramatis kerajaan Neapolitan dan Sisilia pada akhir abad ke-18, yaitu: invasi tentara revolusioner Prancis, penerbangan keluarga kerajaan dari Naples ke Palermo, pendirian Republik Neapolitan di kota Neapolitan, perang antara pemerintah Republik dan Sanfedis, pemulihan Bourbon berikutnya. Di lingkungan narthex di sebelah kiri adalah font pembaptisantempat penguasa dan anggota keluarga Bourbon dibaptis selama pelarian restoratif paksa ke Palermo.
Di bagian barat atau bagian depan terdapat artefak dan restorasi yang tumpang tindih yang dilakukan pada waktu yang berbeda. Tahta yang berkumpul di era Aragon mendekati mosaik zaman Norman pertama, intervensi tertanggal 1460 memerintah John II dari Aragon . Ruang pusat yang benar-benar ditempati oleh tahta kerajaan dalam gaya Romawi , tinggi sehubungan dengan permukaan tanah, menghadap tempat kudus sama tingginya. Lantai, tangga, punggung dan lengan menghadirkan dekorasi yang kaya dengan lapisan marmer dan mosaik di mana gaya Cosmatesque mendominasi harmoni yang harmonis dengan motif geometris dan bunga asal Arab. Kekuatan duniawi raja disegel oleh lambang yang membawa lambang House of Aragon dan Kerajaan Sisilia yang dibatasi oleh dua singa dalam posisi simetris dan specular.
Di dinding atas tahta digambarkan keagungan Kristus antara Rasul Petrus dan Paulus atau Kristus Pantocrator ketiga dengan salib halo Yunani, pakaian kerajaan, dalam tindakan pemberkatan dengan tangan kanan sementara tangan kiri memegang Injil tertutup, digambarkan di antara Santo Petrus dan Santo Paulus para rasul dan malaikat utama Michaeldan Gabriel . Penempatan gambar Christ Pantocrator di lingkungan yang berbeda tidak ditemukan di kuil Sisilia lainnya. Di sinilah gagasan tentang hubungan khusus antara Tuhan dan raja, antara raja dan raja-raja, diwujudkan dengan kekuatan terbesar.
Description: Tahta kerajaan (Kapel Palatine) .jpg         Description: Narthex - Capela Palatina - Palermo - Italia 2015.JPG
gambar 1.4 takhta                   gambar 1.5 narthex
Description: Palermo BW 2012-10-09 11-28-07.jpg             Description: Air mancur Baptismal - Capela Palatina - Palermo - Italia 2015.JPG
gambar 1.6 tembok barat        gambar1.7 jenis huruf
Description: Palermo BW 2012-10-09 11-25-18 fr.JPG           Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8f/Chapelle_Palatine2.jpg/220px-Chapelle_Palatine2.jpg
gambar 1.8 pantrocator & rasul           gambar 1.9 mosaik kubah
Di tengah-tengah kubah, Christ Pantocrator , digambarkan dalam tindakan pemberkatan dengan tangan kanan, dengan bagian kiri memegang buku Injil ditutup, dengan gambar apse yang setara di antara mosaik-mosaik penanggalan tertua yang berasal dari konstruksi aslinya. Halo-salib Yunani, pakaian mengingat pakaian upacara kaisar Bizantium. Kristus ditempatkan di tengah-tengah lingkaran yang dikelilingi oleh delapan malaikat utama Michael , Gabriel , Uriel , Raphael , Barachiel , Jeudiel , Sealtiel pada gilirannya mengenakan pakaian kerajaan, dengan tongkat di tangan kanan, simbol kekuasaan, banyak dari mereka menanggung globe crucigero di sebelah kiri, dalam sikap doa dalam sikap hormat. Kemegahan dan kemegahan kemuliaan selestial semakin ditingkatkan oleh cahaya delapan jendela di dasar belahan bumi.
Empat nabi digambarkan di dinding-dinding tubuh yang mendukung drum : Yohanes,Pembaptis , Salomo , Zakharia dan Daud . Kepala delapan nabi lainnya, Yesaya , Yeremia , Yehezkiel , Yunus , Daniel , Musa , Elia dan Elisa muncul tepat di atas , membawa perkamen dengan kutipan Yunani, yang menunjukkan kedatangan Kristus. Di sudut ceruk dengan bentang ganda, empat penginjil digambarkan, Giovanni , Luca , Marco , Matteo , dalam gulungan gulir - gulir incipit dalam bahasa Latin dari masing-masing Injil . Seluruhnya membangkitkan Mazmur 11.4: " Tuhan di bait suci, Tuhan memiliki takhta di surga ".
Selain mosaik Bizantium, lantai kosmateque, Kapel Palatine terkenal dengan langit-langit berukirnya, dibuat oleh para master sekolah Fatimid , sebuah ekspresi artistik yang khas dari bangunan Arab di Maghreb dan Mesir . Muqarnas peti kayu, dilukis dengan gambar langka dan prasasti Kufic , memiliki phytoform dan ornamen zoomorphic, burung, binatang fantastik dan mitologis, termasuk figur manusia, yang belakangan secara tegas dilarang oleh tradisi Muslim yang diabadikan dalam: berburu, perang dan cinta, pemain, penari dan penari perut, pemain catur.
Ekspresi palatina adalah pengecualian yang sangat jarang, satu-satunya kasus di Sisilia seni Islam yang meresap oleh selera dan konsepsi Nordik: di antara mawar kayu ada lukisan dengan penggambaran komisioner yang berdaulat yang sama atau pejabat terkemuka atau perwakilan dalam jubah oriental, sering duduk di kaki bersilang saat bermain gitar dan instrumen lainnya. Seolah mendamaikan musik abstrak dan diam mereka dengan paduan suara lagu-lagu Bizantium dan Latin. 
Nama   :Qoni’a sani mafaza
Nim     : 2017130033 
2. Gereja  San Giouvanni Degli Eremiti
Sejarah
Asal usul gereja berasal dari abad ke-6. Belakangan, setelah penaklukan Islam atas Sisilia, itu diubah menjadi masjid. Setelah pembentukan dominasi Norman di Italia selatan, itu dikembalikan kepada orang-orang Kristen oleh Roger II dari Sisilia yang, sekitar tahun 1136, mempercayakannya kepada para biarawan Benediktin dari Santo William dari Vercelli.
Gereja ini terkenal karena kubah merahnya yang cemerlang, yang menunjukkan dengan jelas adanya pengaruh Arab di Sisilia pada saat rekonstruksi di abad ke-12, budaya Arab-Norman. Dalam 1882 Diary of an Idle Woman di Sisilia, Frances Elliot menggambarkannya sebagai "... benar-benar oriental ... itu akan cocok di Baghdad atau Damaskus". Namun, warna merah kubah tidak asli, karena dipulihkan dengan cara yang sekarang pada akhir abad kesembilan belas oleh seorang arsitek yang menemukan potongan-potongan plester merah pada kubah dan karenanya memutuskan untuk mengecat semua kubah dengan warna merah.
Tata Ruang Luar dan Dalam
Gereja itu terletak dengan sebuah sayap pada konstruksi persegi, yang mungkin merupakan bekas masjid. Gereja berada pada rencana Salib Latin dengan sebuah nave dan dua gang dan tiga apses. Setiap bentang persegi diatasi oleh kubah. Presbiteri, diakhiri dengan ceruk, juga memiliki kubah.
Biara, diperkaya oleh taman mewah, adalah bagian terbaik dari biara kuno. Ini memiliki kolom ganda kecil terkenal dengan ibukota dihiasi oleh motif sayuran, yang mendukung lengkungan ogival. Ini juga termasuk tangki Arab.
      
Keterangan Gambar :
Taman mewah yang berbentuk persegi terdapat kolom ganda yang mendukung lengkungan dan ornamen
Penggunaan Material
Gereja San Giouvanni Degli Eremiti  menggunakan bata ekspose dan semen sebagai pembuatan bangunannya
Ornamentasi dan Detail-detail spesifik
Gereja  San Giouvanni Degli Eremiti menganut gaya Arsitektur Romanesque adalah gaya arsitektur dari Eropa Abad Pertengahan, ditandai oleh pelengkung setengah lingkaran, dan berkembang menjadi gaya arsitektur Goth, ditandai dengan pelengkung berujung, yang dimulai pada abad ke-12. Tidak ada kesepakatan mengenai waktu berawalnya gaya Romanesque, dan pengusulan waktunya beragam mulai dari abad ke-6 sampai abad kesepuluh, namun contoh-contohnya dapat ditemukan di seluruh penjuru Eropa, sehingga menjadikan arsitektur Romanesque sebagai gaya arsitektur pan-Eropa pertama sejak Arsitektur Imperial Romawi. Gaya Romanesque di Inggris disebut sebagai arsitektur Norman.
    
Keterangan Gambar :
(1)   Detail ornamen yang dihiasi motif sayuran pada kolom ganda  
(2)   Lengkungan disusun menggunakan bata ekspose 
  
 
Keterangan Gambar :
Tiap tiap ruangan masih didominasi lengkungan-lengkungan dan terdapat ornamen persegi yang diatasnnya tersapat kubah
 

Nama    : imam arafi afifudin
Nim       :2017130021




3. BASILIKA SANTO PETRUS
Description: Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/32/Basilika_Santo_Petrus.jpg/200px-Basilika_Santo_Petrus.jpg             Description: Description: Hasil gambar untuk tata ruang luar dan dalam bangunan basilika santo petrus
1.SEJARAH OBYEK :
Basilika Santo Petrus
Basilika Kepausan Santo Petrus di Vatikan (bahasa ItaliaBasilica Papale di San Pietro in Vaticanobahasa InggrisPapal Basilica of St. Peter in the Vatican) atau lebih dikenal dengan Basilika Santo Petrus adalah sebuah basilika utama Katolik di Kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini diklaim sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun (dia meliputi area 23.000 m² dan memiliki kapasitas lebih dari 60.000) dan salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Konstruksi basilika ini dimulai pada 1506 dan rampung pada 1626.
Basilika Santo Petrus Lama dibangun atas perintah Kaisar Kristen pertama Konstantin I, pada tahun 326 di tempat Santo Petrusmenjadi martir. Seribu tiga ratus tahun kemudian bangunan ini mulai runtuh perlahan-lahan, dan oleh karena itu Paus Nikolas Vmemerintahkan agar dibangun sebuah basilika yang baru. Tetapi pembangunannya baru dimulai pada tahun 1506 pada masa jabatan Paus Julius II. Pembangunan basilika ini memakan waktu 120 tahun. Michelangelo diminta sumbangan karyanya dengan pieta-nya yang sangat terkenal itu. Waktu itu ia telah berusia 72 tahun. Basilika ini merupakan basilika terbesar di dunia dengan panjang 193 meter dan tinggi 132 meter.
Tradisi mengatakan bahwa tempat bangunan ini merupakan tempat Santo Petrus, salah satu rasul Yesus dan dianggap sebagai Pauspertama, disalibkan dan dikuburkan. Gereja ini merupakan tempat penguburan Santo Petrus tepatnya di bawah altar utama. Beberapa paus lain juga dikubur di dalam dan di bawah basilika ini (lihat: Gua Vatikan).
Basilika Santo Petrus adalah salah satu dari empat basilika penting atau disebut juga empat basilika kepausan, ketiga basilika lainnya adalah Basilika Agung Santo Yohanes LateranBasilika Santo Paulus di Luar Tembok dan Basilica di Santa Maria Maggiore, yang bersama dengan Basilica di San Lorenzo fuori le Mura (Basilika Santo Laurensius di Luar Tembok), dikenal sebagai "lima basilika utama" Roma, dihubungkan dengan lima Tahta Patriark kuno dari dunia Kristen (Pentarki).
Bentuk gereja ini pada awalnya mengambil bentuk bangunan basilika Romawi. Basilika adalah bangunan yang biasa dipakai untuk pengadilan atau perniagaan oleh bangsa Romawi. Bentuk basilika inilah kemudian ditiru umat Nasrani sebagai bangunan gereja, setelah Kaisar Konstantin memberikan kebebasan terhadap perkembangan agama Kristen di Romawi. Kaisar Konstantin yang menjadi Kaisar Romawi pada 313 Masehi kemudian merombak bangunan Santo Petrus di Kota Roma.
Sejak penyaliban dan penguburan Santo Petrus pada 64 Masehi, lokasi ini diduga merupakan lokasi Makam Santo Petrus, yang bertempat dalam sebuah bangunan suci kecil. Sejalan dengan peningkatan prestisenya, gedung ini diperkaya hiasan patung-patung, perabotan dan tempat-tempat lilin berukir, serta makam-makam dan altar-altar samping yang terus-menerus bertambah.
Bangunan ini penuh dengan makam dan jenazah orang-orang kudus dan paus-paus. Tulang-belulang terus-menerus ditemukan di dalamnya sampai Februari 1544. Akhirnya rancangan basilika yang baru diusahakan untuk menampung kembali sebanyak mungkin sisa-sisa jenazah tersebut.
2. Tata Ruang Luar Dan Dalam
Bangunan ini memiliki lima lajur, satu panti umat yang lebar beserta dua sayap bangunan di tiap sisinya, tiap lajur dipisahkan oleh 21 pilar marmer yang berasal dari bangunan-bangunan pagan sebelumnya. Panjangnya 350 kaki (110 m) lebih, dibangun menyerupai bentuk salib Latin. Atap miring kembarnya dilapisi timah pada bagian dalamnya dan tingginya 100 kaki (30 m) lebih di tengah bangunan. Sebuah atrium, yang dikenal sebagai Taman Firdaus, terdapat di pintu masuk dan dan memiliki lima pintu masuk ke dalam gedung, namun sebenarnya baru ditambahkan pada abad ke-5.
Mosaik Navicella yang indah (1305-1313) di atrium dinisbatkan kepada Giotto di Bondone. Mosaik raksasa yang dikerjakan atas permintaan Kardinal Jacopo Stefaneschi itu menutupi seluruh dinding di atas pintu lengkung yang menghadap halaman. Mosaik ini melukiskan St. Petrus tengah berjalan di atas air. Karya luar biasa ini sebagian besar hancur selama pembangunan basilika baru pada abad ke-16, namun fragmen-fragmennya masih tersimpan. Navicella berarti "kapal kecil" yang mengacu pada kapal besar yang mendominasi mosaik itu, layarnya menggelembung dihembus badai ke arah cakrawala. Representasi pemandangan laut yang sedemikian alami hanya diketahui dari karya-karya seni rupa kuno.

Description: Hasil gambar untuk tata ruang luar dan dalam bangunan basilika santo petrus          

3. Penggunaan Material
Material Basilika Santo Petru dibangun menggunakan bata ekspose dan semen sebagai bangunannya,sedangkan lantainya  menggunakan marmer Italia dan dari Negara Eropa yang lain.
Lantainya dari marmer Italia dan beberapa negara2 Eropa yang lain, material alam yang terkenal di dunia. Warna2 syahdu Gereja : putih Crema Marfil ( dari Spanyol ), hijau kehitam2an Verde Alpi dan Verde Ubatuba ( dari Italia ), orange Crema Valencia dan merah kecoklatan Rosso Verona dan Rosso Alicante ( dari Italia ), membuat kami harus berhati2 karena gaungnya .....
Pada Altar terdapat 4 buah pilar. Diding2 nya memiliki belasan jendela yang dihiasi fresko tokoh2 dan peristiwa2 penting dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.
Description: Description: 1329806498637115566          Description: Description: 132980652474256138

4.Ornamentasi dan Detail-detail spesifik

Yang ditiru dari arsitektur bangunan basilika untuk gereja adalah susunan ruangnya, seperti ruang tengah, barisan tiang-tiangnya, tempat memasukkan cahaya dan peninggian lantai. Di dalam bentuk gereja basilika juga dibuat atrium, berupa ruang terbuka di dalam gedung yang banyak dibuat pada rumah-rumah kaum bangsawan Roma, ini juga seperti Toko Buku Selexyz Dominicanen yang terletak di kota Maastricht, provinsi Limburg, Belanda ini merupakan sebuah bekas gereja kuno yang dibangun pada tahun 1294.
Description: Description: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6f/St_peter_large.jpg/200px-St_peter_large.jpg            Description: Description: Hasil gambar untuk basilika santo petrus

Description: Description: Hasil gambar untuk basilika santo petrus       Description: Description: Hasil gambar untuk basilika santo petrus

Basilika Santo Petrus
Basilika Kepausan Santo Petrus di Vatikan
·         Basilica Papale di San Pietro in Vaticano  (Italia)
·         Basilica Sancti Petri  (Latin)
Description: Description: Basilica di San Pietro in Vaticano September 2015-1a.jpg
Basilika Santo Petrus
Lokasi
Negara
Situs web
Sejarah
Tanggal konsekrasi
18 November 1626
Arsitektur
Status
Basilika utama (basilika kepausan)
·         Donato Bramante
·         Antonio da Sangallo
·         Michelangelo
·         Giacomo Barozzi da Vignola
·         Giacomo della Porta
·         Carlo Maderno
·         Gian Lorenzo Bernini
·         Carlo Fontana
Peletakan batu pertama
18 April 1506
Selesai
18 November 1626
Spesifikasi
Panjang
730 kaki (220 m)
Lebar
500 kaki (150 m)
Tinggi
448,1 kaki (136,6 m)[1]
151,5 kaki (46,2 m)
Diameter kubah (luar)
137,7 kaki (42,0 m)
Diamter kubah (dalam)
136,1 kaki (41,5 m)
Administrasi
Klerus

 
 
Nama   : Ikhsanudin
Nim     : 2017130035


Tidak ada komentar: